Select Page

Waspada Strategi Adu Domba Tahun Politik

Waspada Strategi Adu Domba Tahun Politik

Potensi baik ataupun buruk dalam suatu proses perjalanan politik akan selalu ada dan bisa saja muncul sewaktu-waktu sesuai moment yang di perlukan.

Jika dalam suatu kubu ataupun kelompok kepentingan politik, ada hal-hal yang dipandang ekstrem dan tidak selaras dengan prespektif publik itu harus disikapi secara seimbang.

Karena dalam setiap manuver politik ada metode pembusukan dari luar dan dari dalam, hal tersebut terkadang dilakukan dengan landasan dan beragam tujuan dan bisa saja issu yang sengaja dimunculkan hanya sebagai pengalihan perhatian (desepsi) dari tujuan yang sebenarnya,

Yang perlu dan penting diberdayakan serta digalakkan saat ini adalah kontra strategi secara non struktural, dilaksanakan oleh siapa? oleh rakyat atau masing-masing individu bangsa, karena itu satu kuncinya.

Narasi kontra yang perlu dibangun adalah peningkatan level kewaspadaan agar tidak mudah terpancing oleh jilatan api “kompor” media proxy yang bertujuan mengadu-domba sesama individu bangsa.

Peristiwa dan kasus-kasus remeh berbagai aksi, kemungkinan akan dilempar ke publik untuk memancing reaksi  sebab bahan devide et impera sebagai pemicu konflik dan pemecah belah sangat berserak di Indonesia, dan pluralitas adalah keniscayaan yang ada di Indonesia.

Terutama masalah SARA yang selama ini dianggap sebagai menu favorit dalam memicu berbagai konflik horizontal dimanapun, seperti pertikaian antar-mazhab, konflik antar-agama, antar-suku, kelompok-golongan, dan lainnya.

Sekali lagi, jangan terpancing harus jeli dan cerdas menyikapi apa yang sesungguhnya terjadi, bukan cuma melihat apa yang terjadi pada permukaannya semata, sebuah isu kecil yang disebar bisa merupakan pancingan untuk meletuskan kasus-kasus lain yang lebih besar.

Bisa juga isu yang di lemparkan hanya sebagai “test the water”, untuk memancing respon dan reaksi publik, sikapi dengan kepala dingin dan pandangan jernih setiap pemicu yang sedang atau akan dimunculkan ke permukaan.

Dari berbagai sumber.

Penulis : Freddy Watania

Editor: Aurego Jaya

 

About The Author

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *