Balai Wilayah Sungai Sumatra VII Gelar Sosialisasi Rehabilitasi Daerah Irigasi Air Seluma

by redaksi redaksi
0 comment

Seluma, Kawalnews.com – Balai Wilayah Sungai Sumatera VII menggelar sosialisasi proyek rehabilitasi Daerah Irigasi Air Seluma Tahap II di Kabupaten Seluma, sebagai bagian dari program strategis pemerintah pusat dalam mendukung swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan melalui peningkatan infrastruktur irigasi.

Program rehabilitasi ini sejalan dengan agenda besar Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional dan pemerataan pembangunan hingga ke daerah. Dengan adanya rehabilitasi jaringan irigasi yang lebih baik, para petani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, mengoptimalkan pengelolaan lahan, serta menekan biaya produksi pertanian.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, Kepala Dinas Pertanian kabupaten Seluma, perwakilan Dinas PUPR kabupaten Seluma, camat, kepala desa, perwakilan Polres Seluma, Koramil, Babinsa, babinkamtibmas, kelompok tani, tokoh masyarakat, hingga pihak kontraktor pelaksana proyek. Dalam sambutannya, Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air (SNVT PJPA) Sumatra VII Bengkulu, Aris Kuswarjanto, menjelaskan bahwa proyek rehabilitasi irigasi Air Seluma Tahap II merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membangun infrastruktur pertanian yang berkelanjutan. Jumat (8-5-2026)

Menurut Aris, keberhasilan pembangunan infrastruktur irigasi tidak hanya bergantung pada pemerintah sebagai pelaksana program, namun juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Program ini adalah bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo, terutama dalam mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ekonomi masyarakat desa. Kami berharap dukungan dari masyarakat dan ikut merasa memiliki hasil pembangunan ini nanti, agar infrastruktur bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” ujar Aris.

Ia menambahkan, sistem irigasi yang baik merupakan salah satu faktor utama dalam mendukung produktivitas pertanian. Dengan pengairan yang memadai, lahan pertanian akan lebih produktif dan mampu mendukung tercapainya cita-cita besar menuju kedaulatan pangan Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, Arian Sosial, SP, M.Si., menyampaikan harapannya agar seluruh masyarakat mendukung penuh pelaksanaan proyek rehabilitasi tersebut. Menurutnya, proyek ini memiliki dampak besar bagi peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Seluma.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Seluma kami berharap dukungan penuh dari masyarakat Seluma, agar proyek rehabilitasi Air Seluma ini berjalan sesuai target waktu yang telah ditetapkan dan saya juga berharap agar tidak ada gangguan selama proyek ini berjalan,” ujar Arian.

Di kesempatan yang sama, pihak kontraktor pelaksana proyek dari PT Bajasa Manunggal Sejati, Eko Wijianto, menerangkan bahwa selain melakukan rehabilitasi saluran irigasi, pihaknya juga akan membangun jalan usaha tani (JUT) untuk mendukung akses petani menuju jaringan irigasi.

“Selain rehabilitasi saluran kami juga akan membangun jalan usaha tani sebagai akses petani menuju saluran irigasi namun kami belum tahu spot mana yang akan kita bangun, oleh itu silakan diusulkan oleh masyarakat atau kelompok tani yang memiliki saran atau pendapat. Namun yang perlu ditekankan bahwa yang akan kita bangun JUT yang aksesnya menuju saluran irigasi,” terang Eko.

Ia juga meminta dukungan masyarakat terkait keberadaan tanaman yang berada di sekitar tanggul dan dinilai mengganggu proses pekerjaan proyek. Menurutnya, sterilisasi area kerja sangat diperlukan agar pekerjaan konstruksi dapat berjalan lancar dan sesuai target.

Permintaan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir dalam kegiatan sosialisasi. Warga dan kelompok tani menyatakan siap mendukung pelaksanaan rehabilitasi demi kepentingan bersama dan peningkatan hasil pertanian di masa mendatang.

Berikut hasil kesepakatan sosialisasi rehabilitasi daerah air Seluma Tahap II yang dituang dalam bentuk berita acara :

Pemahaman Rencana Kerja : Masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan telah memahami dan menerima informasi terkait rencana teknis serta jadwal pelaksanaan pekerjaan.

Jadwal pengeringan air untuk pengolahan tanah pertanian Masyarakat terkait pekerjaan akan ditutup total pada 15 Agustus 2026 s/d 31 Desember 2026. (BS 5 hingga BS 17)

Sterilisasi dan Pembersihan Area Kerja: Mengingat pentingnya kelancaran akses alat berat dan akurasi pekerjaan fisik, tanaman milik masyarakat yang berada di atas tanggul (baik sisi kiri maupun kanan) diharapkan untuk segera dikosongkan atau dibersihkan dari segala jenis vegetasi (dipanen, dicabut, atau ditumbangkan) secara mandiri oleh pemiliknya. Hal ini bertujuan untuk: Menjamin ketersediaan ruang gerak operasional alat berat di sepanjang jalur irigasi.

Menghindari kendala teknis saat pelaksanaan konstruksi dinding dan lantai saluran.

Mencegah kerusakan struktur bangunan irigasi di masa depan akibat penetrasi akar tanaman. Memastikan kualitas dan umur rencana bangunan irigasi tercapai secara maksimal.

Dukungan Proyek: Seluruh pihak yang hadir sepakat dan berkomitmen penuh untuk mendukung kelancaran proyek demi kepentingan bersama masyarakat petani di wilayah Kabupaten Seluma.

You may also like

Leave a Comment