Garbeta: Mafia Tambang dan Mafia Perkebunan harus di bersihkan Dari Bumi Merah Putih

by redaksi redaksi
0 comment

Kawalnews.com – Bengkulu adalah negeri yang dulunya dikenal dengan dengan Bumi Raflesia, yang menggambarkan ciri khas bunga raflesia ya g tumbuh di tanah Bengkulu, tetapi baru baru ini nama di ganti dengan nama Bumi merah putih oleh gubernur bengkulu, tanah bengkulu merupakan tanah yang subur dan kaya akan sumber daya alam akan mineral ini yang menjadi lokus para investor untuk masuk ke bengkulu.

Dengan tanah yang subur dan kaya akan sumber daya alam, seharusnya masyarakat bengkulu sudah bisa dikatakan sejahtera, tetapi realita dilapangan berbanding terbalik sebagaimana harapan masyarakatnya, tanah yang subur dan kaya sumber daya alam belum bisa membuat masyarakat bengkulu sejahtera, baru segelintir saja yang dikatakan sejahtera.

Dengan tanah yang subur dan kaya akan sumber daya alam, sedangkan rakyatnya masih miskin, ini disampaikan oleh ketua umum garbeta, Dedi Mulyadi kepada awak media, ia mengatakan benar bengkulu adalah negeri yang subur dan kaya akan sumber daya mineral dan energi, tetapi lihatlah bengkulu saat ini, apa yang harus kita banggakan, kekayaan alam dan tanah yang subur masih di kuasai oleh kelompok kelompok koorporasi, bukan rakyatnya, perkebunan sawit luas membentang bukan punya rakyat atau petani tetapi mereka yang di bentangkan karpet merah untuk buka usaha di bengkulu, dengan mengabaikan masyarakatnya, hutan dirusak ditanami sawit, dan ruang untuk masyarakat semakin sempit, lahan area perintukan lainnya dijadikan lahan HGU untuk perusahaan perkebunan yang hingga hari ini tidak ada tindakan hukum yang nyata.

Dijelaskan pula dari kekayaan sumber daya alam mineral di gali tanpa memperhatikan lingkungan, secara nyata kita lihat dilapangan, banyak lokasi pertambangan batu bara yang telah selesai digali tanpa memperbaiki lingkungan atau Reklamasi hanya menyusahkan lobang besar, ini tidak boleh dibiarkan begitu saja seblum bengkulu ini hancur oleh tangan tangan tidak bertanggung jawab, atau oleh mereka cukong yang hanya mementingkan kepentingan pribadi tanpa memperhatikan keselamatan masyarakat atas apa yang dilakukan.

Pada kesempatan ini saya berharap agar penegakan hukum terhadap pengrusakan lingkungan oleh Mafia perkebunan dan pertambangan harus benar benar ditegakkan oleh aparat penegak hukum, agar keadilan penegakan hukum ini benar benar nyata dimata masyarakat, jelasnya

You may also like

Leave a Comment