Kawalnews.com~ Pemerintah Provinsi Bengkulu menggelar rapat koordinasi guna mengevaluasi pelayanan rumah sakit pada masa pandemi covid-19 di wilayah Provinsi Bengkulu
Rapat yang dipimpin Wakil Gubernur Dedy Ermasyah dihadiri dan dikuti oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Bengkulu, Kepala Kantor Wilayah Perbendaharaan Negara Provinsi Bengkulu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Bengkulu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota Bengkulu, Direktur/Kepala Rumah sakit se-kota Bengkulu dan Badan Pengawas Rumah Sakit.

Dalam pertemuan ini disepakati perlunya penambahan tenaga medis khususnya dokter spesialis guna menunjang pelayanan rumah sakit di Provinsi Bengkulu.
Contohnya Saat ini Provinsi Bengkulu hanya memiliki satu orang spesialis bedah saraf dan bertugas di RS M Yunus. Sehingga pasien dari 22 rumah sakit dari kabupaten/kota akan dirujuk ke RSMY jika harus mendapatkan layanan bedah saraf.

Untuk itu Wakil Gubernur Dedy Ermansyah meminta Dinas Kesehatan menyusun program beasiswa ikatan dinas bagi dokter yang mau mengambil pendidikan spesialis yang dibutuhkan.
Wagub Dedy juga menekankan perbaikan Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) antar rumah sakit yang saat ini diketahui masih lamban. Sehingga pasien dapat segera ditangani lebih lanjut. (BT/AMBO)
