Kawalnews.com~ Sekda Provinsi Bengkulu Drs. H. Hamka Sabri, MSi mengikuti Rapat Pembahasan Pengajuan Evaluasi Raperda tentang Perubahan RPJMD Provinsi Bengkulu Tahun 2016-2020 bersama Ditjen Bina Bangda Kemendagri RI, di ruang Rafflesia Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (8/7).
Rapat ini diikuti Plh. Dirjen Bina Bangda Kemendagri RI Hari Nur Cahaya Murni beserta jajarannya, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu serta dari Biro Hukum dan Bappeda Provinsi Bengkulu.

Dalam penjelasannya, Plh. Dirjen Bina Bangda Kemendagri RI Hari Nur Cahaya Murni mengingatkan bahwa Raperda RPJMD Provinsi Bengkulu Tahun 2016-2020 belum di evaluasi oleh Kemendagri RI, sehingga RPJMD tersebut belum dapat diundangkan menjadi Perda Provinsi Bengkulu.

Hal itu dikarenakan adanya keterlambatan dari pihak Pemprov Bengkulu dalam menyampaikan hasil persetujuan pengesahan Raperda RPJMD tersebut ke Kemendagri RI untuk dievaluasi.

Menurut Sekda Provinsi Bengkulu Drs. H. Hamka Sabri, MSi bahwa Raperda RPJMD Provinsi Bengkulu Tahun 2016-2020 sudah di lakukan pembahasan oleh DPRD Provinsi Bengkulu, namun dikarenkan terkendala kondisi Covid-19 saaat itu, sehingga penandatanganan persetujuan tersebut di undur hingga bulan April 2020 lalu.

Pemprov Bengkulu, jelas Sekda Hamka, berharap RPJMD dapat segera di evaluasi oleh Kemendagri RI apapun hasilnya. Kerena Perda RPJMD Provinsi Bengkulu tersebut sangat penting artinya bagi kelangsungan pembangunan yang akan dan telah berjalan di Provinsi Bengkulu. (BT/AMBO)
