Mantan Birokrat Syahrir AB Tinggalkan Pesan Untuk Paslon R2

by redaksi redaksi
0 comment

Kawalnews.com – Pasca debat terbuka putaran kedua atau debat pamungkas Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu 2020 banyak meninggalkan pesan bagi masyarakat Provinsi Bengkulu.

Ir Syahrir,AB,MSc sebagai mantan Birokrat di Pusat dan pernah di Bengkulu dan juga salah satu tokoh masyarakat mengungkapkan kepada awak media melalui via sambungan telepon,Jumat (27/11)

“Setelah saya menyaksikan debat pamungkas Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bengkulu saya menyimpulkan ada lima hal yang harus dipahami dan di telaah kembali,
Pertama terkait Peran dan kewenangan Birokat dalam menghadapi PilGub Bengkulu 2020 ini. Pertama Harga sawit tidak bisa ditetapkan oleh Gubernur karena Semua itu tergantung harga pasar khususnya pasar dunia/global. dan tuduhan terhadap sawit Indonesia tidak ramah lingkungan. Yang bisa di lakukan Gubernur hanya menurunkan biaya handling dan transport lokal seperti
pembangunan tangki timbun di Pulau Bai dan peningkatan jalan Provinsi seperti yg sudah dilakukan Gubernur Rohidin sebelum ini”ucapnya.

Ditambah lagi tinggi dan stabilnya harga sawit akhir akhir ini karena Pemerintah berhasil memproses CPO menjadi Biodiesel dan Greendiesel. Sehingga serapan CPO dalam negeri meningkat dan sawit Indonesia tidak perlu lagi di ekspor. Harga sawit tidak bisa dipatok di Rp 2.500 per kg, tambah beliau mengenai kinerja Rohidin Mersyah selama memimpin Provinsi Bengkulu. (Ambo/GJ)

You may also like

Leave a Comment