Kawalnews.com – Mendorong adanya kuota khusus bagi Putra dan Putri Provinsi Bengkulu untuk masuk mengenyam pendidikan khususnya Strara Satu (S1) di Universitas Gadjah Mada (UGM), selain melalui jalur SNMPTN, SBMPTN dan Jalur Mandiri. Hal ini dibahas Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat FGD antara Kagama Pengda Bengkulu dengan Rektorat Universitas Gadjah Mada Via virtual, Jumat (29/01/2021).
Dalam kerja sama daerah dengan membuat MoU atau seperti apa dasar hukumnya, harapan Rohidin Mersyah yaitu nantinya Bengkulu bisa Mempunyai kesempatan adanta kuota untuk jurusan – jurusan tertentu atau mungkin semua jurusan dengan jumlah tertentu. Tetapi ketika menentukan siapa yang akan mengisi kuota itu tetap dilakukan seleksi, agar terjadi kompetisi yang sehat terhadap anak – anak Bengkulu dan mendapatkan kuota yang betul – betul qualified, baik akademiknya bisa memenuhi standar.
Di jelaskan Gubernur Rohidin, hal ini didasari oleh perbedaan standar pendidikan antara di Daerah dan Pulau Jawa, yang akhirnya mengecilkan kesempatan bagi putra dan putri daerah untuk masuk perguruan tinggi dengan reputasi besar seperti UGM.
“Karena memang kondisi kualitas eksaknya berbeda, ketika standar untuk masuk dengan standar yang sama, inilah yang membuat kecilnya peluang putra – putri di daerah termasuk di Bengkulu untuk masuk ke UGM,” jelas Gubernur Rohidin yang juga Ketua Kagama Provinsi Bengkulu.
Ia pun yakin putra dan putri Bengkulu akan mampu bersaing jika diberi kesempatan untuk masuk ke UGM, selain itu juga memberikan keadilan kepada putra – putri daerah untuk masuk perguruan tinggi bergengsi tentu dengan standar – standar akademik yang terpenuhi.
“Padahal ketika mereka diberi kesempatan untuk berkuliah di UGM, di UI, dan di Universitas besar lainnya, ketika mereka sudah masuk mereka mampu berkompetisi dengan baik dan menunjukan prestasi yang cukup membanggakan,” tegas lulusan terbaik UGM ini. (Ambo/GJ)
