Bengkulu, Kawalnews.com – Ketua Asosiasi Media Bengkulu Online (AMBO) Bengkulu, Aurego Jaya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menolak penyebaran informasi palsu atau hoax, ujaran kebencian, dan isu SARA di media sosial.
Saat di konfirmasi oleh medi ini , Aurego menyampaikan keprihatinannya terhadap maraknya konten hoak, ujaran kebencian, dan isu SARA yang beredar di media sosial. Ia menghimbau agar masyarakat lebih bijak dan cerdas dalam menggunakan media sosial dan selalu melakukan seleksi informasi sebelum menyebarkannya. Minggu (3/3/2024)
Selain itu, Aurego juga meminta masyarakat untuk lebih memperbanyak literasi digital dan bersama-sama memerangi konten hoak, ujaran kebencian, dan isu SARA. Ia berharap agar masyarakat dapat saling mengingatkan satu sama lain apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau merugikan.
Menurut Aurego, upaya ini dilakukan untuk menjaga kerukunan dan persatuan di tengah beragamnya suku, agama, ras, dan antar golongan yang ada di Indonesia, apa lagi saat ini usai pemilu 2024 banyak sekali bermunculan berita hoax dan ujaran kebencian, oleh itu ia mengajak masyarakat untuk mengedepankan nilai-nilai keberagaman, etika, dan aturan hukum dalam menggunakan media sosial.
Dengan demikian, diharapkan kondisi yang semakin memprihatinkan ini dapat diminimalisir dan tidak meluas. Aurego berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan media sosial dengan bijak dan bertanggung jawab, serta tetap menjaga kerukunan dan persatuan sebagai bangsa yang berbhineka tunggal ika.
