Paripurna DPRD, Paparkan Kemajuan di HUT Kabupaten Musi Rawas ke 83

by redaksi redaksi
0 comment

MUSI RAWAS, Kawalnews.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-83 Kabupaten Musi Rawas di Ruang Rapat Paripurna DPRD Musi Rawas, Senin (20/4).

Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang sejarah berdirinya Kabupaten Musi Rawas yang bermula dari bersatunya Kewedanaan Musi Ulu dan Rawas pada 20 April 1943. Rapat paripurna berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat serta tokoh penting.

Hadir Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Ketua TP PKK Provinsi Sumsel Febrita Lustia, Bupati Musi Rawas Ratna Machmud, Wakil Bupati Suprayitno, serta Ketua DPRD Musi Rawas Firdaus Cik Olah. Turut hadir Anggota DPR RI SN Prana Putra Sohe, Sekjen Ombudsman RI Suganda Pandapotan Pasaribu, dan Guru Besar Universitas Palembang Amzulian Rifai.

Bupati Musi Rawas Ratna Machmud mengatakan, peringatan HUT tahun ini mengusung tema “Musi Rawas MANTABKAN, Menuju Sumsel Maju Terus Untuk Semua, Indonesia Emas 2045”. Tema tersebut menjadi semangat pemerintah daerah bersama masyarakat untuk terus meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan.

Dalam pidatonya, Ratna memaparkan sejumlah capaian yang berhasil diraih Kabupaten Musi Rawas. Di antaranya predikat SAKIP “BB” dan peningkatan reformasi birokrasi, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK selama sembilan tahun berturut-turut, serta penghargaan UHC Prioritas di bidang layanan kesehatan.

Musi Rawas juga meraih Juara I Paritrana Award tingkat Provinsi Sumatera Selatan dan Juara II tingkat nasional dalam penyelenggaraan jalan dan jembatan.

Dari sisi ekonomi, pertumbuhan ekonomi Musi Rawas dalam lima tahun terakhir meningkat dari 2,33 persen menjadi 4,75 persen. Pendapatan per kapita juga naik dari Rp51,2 juta menjadi Rp65,5 juta.

Pada sektor ketenagakerjaan, tingkat pengangguran berhasil ditekan dari 2,78 persen menjadi 1,74 persen. Angka kemiskinan turun dari 13,89 persen menjadi 12,67 persen. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 67,01 menjadi 71,92 dan indeks Gini turun dari 0,280 menjadi 0,209.

Meski menunjukkan tren positif, Ratna mengakui masih terdapat tantangan, khususnya pembangunan infrastruktur jalan di kawasan hutan yang terkendala perizinan dan keterbatasan anggaran. Ia berharap dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat mempercepat penyelesaiannya.

Gubernur Herman Deru mengapresiasi kemajuan Musi Rawas yang merupakan salah satu dari tujuh kabupaten/kota tertua di Sumsel. Dengan luas wilayah lebih dari 6.000 kilometer persegi, ia meminta pembangunan dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas.

Herman optimistis angka kemiskinan Musi Rawas dapat ditekan hingga satu digit. Namun, ia menekankan pentingnya pembenahan dan akurasi data oleh perangkat daerah bersama BPS.

“Saya yakin angka kemiskinan di Musi Rawas bisa ditekan hingga satu digit,” tegas Herman.

Ia menilai sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk mendorong Musi Rawas mencapai target pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045. (ADV)

You may also like

Leave a Comment