Komitmen Penurunan Stunting, Eni Khairani Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

by redaksi redaksi
0 comment

Kawalnews.com – Dukung upaya percepatan penurunan prevalensi stunting dengan mengupayakan komitmen dan kolaborasi yang kuat dari para pemangku kepentingan untuk melakukan terobosan berdasarkan data yang akurat.

“Upaya percepatan penurunan prevalensi stunting harus benar-benar dilakukan untuk merealisasikan target yang telah ditetapkan,” kata Anggota MPR RI Dra Eni Khairani M.Si. Saat sosialisasi empat pilar kebangsaan. Minggu (5/5/2024).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa KIP Universitas Muhammadiyah Bengkulu yang menghadirkan 150 orang ibu-ibu kader posyandu dan kader TB yang bertempat di Kampus 1 UMB

Eni menambahkan, Angka stunting 2023 berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) sebesar 21,5 persen, artinya turun 0,1 persen jika dibandingkan tahun 2022 sebesar 21,6 persen. Penurunan stunting di 2023 belum cukup menggembirakan, karena targetnya sebesar 18 persen

Dalam upaya memenuhi target tersebut Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) berupaya mewujudkan lima pilar dalam percepatan penurunan stunting di tanah air.

Pilar pertama adalah komitmen, pilar kedua adalah pencegahan stunting, pilar ketiga harus bisa melakukan konvergensi, pilar keempat menyediakan pangan yang baik, dan pilar kelima melakukan inovasi terobosan dan data yang baik.

Menurut Eni, Perencanaan yang dilakukan BKKBN untuk mempercepat penurunan prevalensi stunting cukup baik. Namun, upaya tersebut memerlukan dukungan semua pihak.

Komitmen yang kuat dari para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah benar-benar dibutuhkan agar langkah percepatan penurunan prevalensi stunting terarah dan terukur dengan baik dan dibutuhkan pemahaman masyarakat yang baik dan data yang akurat terkait stunting.

“Penurunan angka stanting perlu direncanakan sejak pasangan muda mudi menikah, masa kehamilan hingga anak tersebut lahir. Salah satunya adalah dengan memberikan makanan seimbang. Tidak harus makanan yang mahal namun makanan yang mengandung gizi yang cukup”, tambah Eni.

Eni Khairani mengajak semua pihak untuk terlibat dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting di tanah air, khususnya di provinsi bengkulu demi kualitas generasi penerus bangsa yang lebih baik di masa datang.

Karena, tegas Eni, Semakin besarnya tantangan global di masa datang memerlukan kualitas sumber daya manusia yang sehat, tangguh dan berkarakter kuat. (AMBO)

You may also like

Leave a Comment