Rejang Lebong, Kawalnews.com — Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Curup, Moh. Bernas Ahyandika, menyoroti kecenderungan mahasiswa yang dinilai semakin apatis dan pragmatis dalam merespons persoalan masyarakat. Ia mendorong mahasiswa kembali menjalankan peran sebagai penyambung aspirasi masyarakat melalui sikap kritis, kepedulian sosial, serta dialog yang beradab.
Pernyataan tersebut disampaikan Bernas dalam Forum Seminar bertema “Membuka Ruang Diskusi, Mengkaji Berbagai Perspektif dan Membangun Kesadaran Akan Pentingnya Persatuan serta Kemanusiaan” di Smart Classroom Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Curup, Kabupaten Rejang Lebong.

Bernas mengatakan sikap apatis dan pragmatis di kalangan mahasiswa dapat memengaruhi pandangan masyarakat terhadap peran mahasiswa secara keseluruhan. Menurut dia, mahasiswa semestinya menjadi wadah untuk menyuarakan persoalan dan keresahan masyarakat, bukan bergerak semata-mata berdasarkan kepentingan tertentu.
Ia menilai kondisi tersebut menjadi tantangan bagi mahasiswa IAIN Curup untuk menumbuhkan kembali kepedulian, kepekaan sosial, dan nilai-nilai kemanusiaan yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Tantangan kita saat ini, khususnya kita mahasiswa IAIN Kabupaten Rejang Lebong, adalah tentang apatis dan pragmatis. Maka tugas kita adalah menumbuhkan kepedulian, kepekaan dan kemanusiaan yang berpihak murni untuk kepentingan masyarakat,” ujar Bernas dalam sambutannya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebebasan berpendapat dengan tetap mengedepankan etika, nalar kritis, dan tanggung jawab. Menurut dia, mahasiswa perlu menyampaikan aspirasi secara bermartabat agar kepercayaan masyarakat terhadap peran mahasiswa dapat dipulihkan.
Forum seminar tersebut dihadiri Wakil Rektor III IAIN Curup Dr. Sagiman, Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Mabrur Syah, Dewan Pakar LBH Narendradhipa Ruly Sumanda, Ketua Komisi I DPRD Rejang Lebong JE Ahmad Rafif, serta perwakilan organisasi mahasiswa, organisasi kemasyarakatan pemuda, dan LBH Narendradhipa. Kegiatan itu diikuti sekitar 35 peserta.
Dalam forum tersebut, para narasumber turut membahas pentingnya dialog sebagai ruang untuk menyamakan perspektif, menjaga persatuan, dan menyampaikan pendapat di muka umum secara tertib.
Dewan Pakar LBH Narendradhipa Ruly Sumanda menilai dialog dapat menjadi alternatif untuk membangun pemahaman bersama di tengah perbedaan pandangan. Ia mengajak mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat lebih mengedepankan komunikasi yang terbuka dan menyejukkan.
Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Curup Mabrur Syah menekankan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat merupakan hak warga negara yang dilindungi undang-undang. Namun, hak tersebut perlu dijalankan dengan dukungan literasi, nalar kritis, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
Wakil Rektor III IAIN Curup Sagiman juga mengingatkan mahasiswa agar mampu menyaring informasi dan isu yang berkembang sehingga tidak mudah terpengaruh kepentingan tertentu. Ia menegaskan bahwa mahasiswa sebagai agen perubahan perlu memahami batasan dan tanggung jawab dalam menyampaikan pendapat.
Dalam sesi dialog, Wakil Ketua DEMA IAIN Curup mempertanyakan alasan pemerintah dinilai lebih cepat merespons aspirasi setelah adanya demonstrasi dibandingkan melalui dialog. Menanggapi hal itu, Ketua Komisi I DPRD Rejang Lebong JE Ahmad Rafif menjelaskan bahwa DPRD memiliki mekanisme dan prosedur dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
Bernas juga berharap forum tersebut dapat menjadi jembatan komunikasi antara mahasiswa dan DPRD sehingga aspirasi dapat disampaikan melalui dialog tanpa harus selalu berujung pada unjuk rasa.
Menanggapi harapan itu, Ahmad Rafif menyatakan DPRD terbuka terhadap kegiatan diskusi dan berharap komunikasi dengan mahasiswa dapat terus terjalin dengan baik.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan sertifikat deklarasi yang memuat komitmen membuka ruang diskusi, mengkaji berbagai perspektif, serta membangun kesadaran tentang pentingnya persatuan dan kemanusiaan. Deklarasi tersebut ditandatangani oleh perwakilan IAIN Curup, DPRD Rejang Lebong, organisasi mahasiswa, organisasi kepemudaan, dan LBH Narendradhipa.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Desty Dwi Fitria
COPYRIGHT © KAWALNEWS 2026
